BANYUSARI, KARAWANG – SMK Negeri 1 Banyusari terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang hijau, sehat, dan edukatif melalui program kegiatan penghijauan berbasis hidroponik. Program tersebut diwujudkan dengan pemanfaatan instalasi hidroponik yang dikembangkan bersama CV Smartplus Indonesia.

Program ini menjadi salah satu langkah positif dalam memperkenalkan konsep pertanian modern kepada lingkungan sekolah. Instalasi hidroponik yang ditempatkan di area SMKN 1 Banyusari terlihat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman sayuran dengan sistem budidaya yang lebih efisien dan tidak membutuhkan lahan luas.
Pada instalasi tersebut tercantum SmartFarm – CV Smartplus Indonesia, dengan konsep solusi cerdas untuk hidroponik modern. Sistem tersebut turut mengedepankan pemantauan, pengendalian pH, optimalisasi pertumbuhan tanaman, serta pemanfaatan teknologi yang terhubung.
Kegiatan penghijauan melalui hidroponik tidak hanya memberikan manfaat terhadap estetika lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa. Mereka dapat mengenal secara langsung teknologi pertanian, proses pertumbuhan tanaman, hingga pentingnya menjaga lingkungan.
Kehadiran fasilitas tersebut juga selaras dengan konsep Teaching Factory (TEFA) yang dikembangkan SMKN 1 Banyusari sebagai sekolah yang mendorong pembelajaran berbasis praktik dan kebutuhan dunia kerja.
Kolaborasi antara SMKN 1 Banyusari dan CV Smartplus Indonesia diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga program penghijauan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran berkelanjutan serta membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Dengan memadukan pendidikan, teknologi, dan kepedulian lingkungan, program hidroponik ini menjadi salah satu contoh bahwa lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar sekaligus menghasilkan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Jaelani





