Kamis, April 2, 2026
spot_img
spot_img
spot_img

Ribuan Petani Tambak Demo di Pendopo Indramayu, Tolak Proyek PSN

More articles

DETAKPANTURA.COM — Ribuan petani tambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di Pendopo Indramayu, Kamis (2/4/2026).

Aksi ini menolak proyek strategis nasional (PSN) revitalisasi budidaya ikan nila salin yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Perhutani.

- Advertisement -
Baca Juga  Balita di Ciamis Terbaring Lemah Melawan Epilepsi Langka, Keluarga Menanti Uluran Tangan Pemerintah

Aksi yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian tersebut berlangsung dinamis dengan orasi-orasi tegas yang menolak proyek, yang dinilai berpotensi merugikan petani tambak di sepanjang pesisir Indramayu.

“Kami menolak dengan tegas proyek revitalisasi tersebut dan meminta Pemkab Indramayu berpihak kepada petani tambak,” ujar Koordinator Umum aksi, Hata.

Situasi memanas ketika tuntutan massa agar Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menemui peserta aksi tidak terpenuhi. Kekecewaan massa memicu aksi anarkis berupa pelemparan botol air ke arah petugas serta pembakaran atribut, baliho, dan barikade jalan.

- Advertisement -
Baca Juga  Masak Mi Berujung Petaka, Rumah Lansia di Lelea Indramayu Ludes Terbakar

Kobaran api dan kepulan asap yang membumbung tinggi menarik perhatian warga sekitar, sementara aparat keamanan berupaya mengendalikan situasi agar tidak semakin meluas.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang diajukan Kompi dan ditandatangani Ketua H. Darsam serta Sekretaris Fahmi Labib, dengan diketahui Pembina H. Juhadi, jumlah massa diperkirakan mencapai 3.100 orang yang berasal dari Kecamatan Kandanghaur, Pasekan, Cantigi, dan Losarang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, massa akhirnya membubarkan diri setelah mendapat imbauan dari aparat kepolisian. Meski demikian, aksi tersebut meninggalkan jejak kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, di antaranya tiang lampu, kursi, tong sampah, pot, serta tanaman di sepanjang jalan menuju Alun-alun Indramayu.

SZ

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis dari sumber yang terpercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi detakpantura.com dan dapat mengalami pembaruan dan klarifikasi dari pihak terkait.

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img

Top News

Trending

Peristiwa

Lintas Pantura

Berita Pilihan